Thursday, February 14, 2013

Diabetes Melitus Tipe 2 Pada Anak Dan Pecegahannya

Diabetes melitus tipe 2 pada anak dan pencegahannya - Beberapa tahun yang lalu, jarang kita dengar anak-anak terserang diabetes tipe 2. Dulu kita berpikir, diabetes yang terjadi pada anak-anak adalah diabetes tipe 1 atau juvenile-onset diabetes. Sekarang tidak lagi, karena semakin banyak anak-anak yang terserang diabetes tipe 2, yang dulunya disebut adult-onset diabetes. Bagaimana cara menjaga kesehatan anak-anak kita? Dan apa yang kita lakukan bila ia terdiagnosis diabetes tipe 2?


Apa itu diabetes melitus tipe 2?

 
Sistem pencernaan memecah karbohidrat menjadi glukosa. Kelenjar pankreas menghasilkan hormon insulin untuk membawa glukosa dari pembuluh darah ke dalam sel-sel tubuh untuk dipergunakan sebagai energi.

Pada diabetes tipe 2, sel-sel pada tubuh anak resisten terhadap efek insulin sehingga kadar glukosa meningkat dalam aliran darah. Akhirnya, kadar glukosa ini mencapai level yang berbahaya bagi tubuh.

Dari waktu ke waktu, tubuh semakin tidak bisa mengendalikan kadar glukosa dalam pembuluh darah. Kadar glukosa yang tinggi ini, dapat membawa kepada komplikasi diabetes, seperti penyakit jantung, kebutaan, dan gagal ginjal.

Faktor resiko diabetes tipe 2 pada anak

  • Kelebihan berat badan
  • Riwayat keluarga dengan penyakit diabetes
  • Renis kelamin perempuan
  • Etnis tertentu (indian, afro-amerika, asia, latin)
  • Insulin resisten (kebanyakan ditemukan pada masa pubertas)

Faktor resiko terbesar adalah kelebihan berat badan. Hal-hal berikut ini dapat mendorong terjadinya kelebihan berat badan atau obesitas
  • Pola makan yang tidak sehat
  • Kurangnya aktivitas fisik
  • Keturunan
  • Gangguan hormon atau masalah kesehatan (jarang)

Obesitas ini meningkatkan kemungkinan terjadinya insulin resisten dan resiko diabetes tipe 2.

Gejala diabetes tipe 2 pada anak


Gejala diabetes melitus tipe 2 pada anak berkembang lambat. Awalnya tidak menunjukkan gejala, akhirnya kita bisa melihat satu atau beberapa gejala di bawah ini :

  • turunnya berat badan
  • meningkatnya rasa haus atau lapar, bahkan setelah makan
  • mulut kering
  • sering buang air kecil
  • lemah
  • penglihatan kabur
  • nafas berat
  • penyembuhan luka yang lambat
  • gatal-gatal pada kulit
  • mati rasa atau kesemutan pada tangan atau kaki

Bila anda melihat gejala-gejala tersebut pada anak, segera kunjungi dokter.

Akibat dari diabetes tipe 2 pada anak


Walaupun gejala yang muncul diawal sangat jarang, namun masalah kesehatan yang serius mungkin saja terjadi. Berikut ini komplikasi yang mungkin terjadi :

  • Kebutaan
  • Gagal jantung
  • Penyakit jantung
  • Kerusakan pembuluh darah dan saraf
  • Kematian akibat komplikasi

Perawatan diabetes tipe 2 pada anak


Langkah pertama kunjungi dokter. Dokter akan memastikan apakah anak anda kelebihan berat badan berdasarkan perbandingan terhadap usia dan tinggi badannya. Dokter juga akan memeriksa kadar gula darahnya.

Bila anak anda mengidap diabetes, anda dan anak akan bekerja bersama dokter dan tenaga kesehatan lainnya (seperti ahli gizi dan perawat) untuk membuat rencana manajemen diabetes, yang tujuannya untuk menurunkan kadar gula anak kembali ke batas normalnya. Rencana tersebut adalah sebagai berikut :

  • Belajar membuat pilihan makanan secara bijaksana, khususnya mengurangi kadar makanan berlemak dan manis.
  • Memperbanyak aktivitas fisik sedikitnya 30 menit setiap hari.

Jika anak menolak untuk mengikuti rencana ini, coba cari tahu penyebabnya. Untuk remaja misalnya, berhubungan dengan perubahan hormon, kebutuhan akan waktu mereka, tekanan dari teman-teman sebayanya, dan faktor lainnya yang mereka anggap lebih penting daripada perawatan diabetesnya.

Dengan bekerja bersama-sama, anda bisa yakin anak akan tetap sehat sampai bertahun-tahun yang akan datang.

Pencegahan diabetes tipe 2 pada anak


Langkah-langkah yang dilakukan untuk menangani diabetes juga dapat dilakukan dalam mencegahnya. Kurangi makanan yang berlemak dan manis serta pastikan anak anda melakukan aktivitas fisik sedikitnya 30 menit setiap hari. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa latihan fisik memiliki efek yang dramatis dalam menurunkan insulin resisten. Dua langkah ini dapat membantu anak anda mencapai atau mempertahankan berat badan dan kadar gula darah normalnya.

Download file diabetes pada anak ini dalam bentuk (format) PDF, klik disini untuk mendownload

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

0 comments :

Post a Comment